Ketua KOMPASS Apresiasi Anggota Tak Mudik Saat Pademi
Serang, Inako
Komunitas Perantau Asal Sumatera Selatan (KOMPASS) rayakan tujuh (7) tahun kebersamaan. Kegiatan tersebut digelar acara melalui video confrence dan diakhiri dengan doa bersama.
“Tujuh (7) tahun kebersamaan dengan rekan-rekan perantau asal Sumatera Selatan yang tersebar di seluruh Indonesia. Terimakasih untuk anggota yang telah menahan diri untuk tidak mudik.”kata Ketua KOMPASS Yusmah Reza kepada awak media, Minggu 12 Juni 2020.
BACA JUGA:
Kedisiplinan Selamatkan Jiwa Manusia
Reza mengatakan, KOMPASS berdiri sejak 2013 dan komunitas ini berdiri atas rasa kebersamaan dan kekeluargaan yang terjalin untuk dapat saling bahu membahu saat merantau.
BACA JUGA:
Sukun Anti Peradangan Penguat Hati, Limfa dan Kulit
Kata Reza, KOMPASS juga aktif di banyak kegiatan sosial di masing-masing daerah. Menurut Reza, saat ini KOMPASS beranggotakan kurang lebih 1000 orang yang terdiri dari mahasiswa dan pekerja yang merantau.
"Kami selalu ikut serta di daerah merantau baik itu kegiatan sosial kemasyarakatan dan lain-lain. Seperti saat pandemi ini, beberapa rekan kami di Jabodetabek melakukan pembagian masker dan sembako untuk masyarakat,"terang Reza.
BACA JUGA:
Bawa Berkas Rumah Tidak Layak Huni, Anri Saputra Ajak Bappeda Tengok Desa Benda Kecamatan Sukamulya
Pandemi COVID19 ini, kata Reza, Kompass harus selalu menjaga nama baik Sumatera Selatan dan selalu menjaga kesehatan dengan mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.
"Selamat untuk Komunitas Perantau Asal Sumatera Selatan, Selamat untuk kita semua. Bersama Kita Bisa Bahu Membahu Membangun Indonesia.” terang Reza.
KOMENTAR