Manajer Tasya Farasha Design Isu untuk Jelek-jelekkan Tasyi

Tommy Duang

Thursday, 22-09-2022 | 15:45 pm

MDN
Tasyi Athasya

 

JAKARTA, INAKORAN.COM

Perseteruan antara YouTuber kembar Tasyi Athasiya dan Tasya Farasha kembali memanas beberapa waktu belakangan ini. Terbaru, Tasyi mengungkapkan semua fakta di balik hinaan dan hujatan yang ditujukan padanya.

 

Menurut Tasyi, penghinaan terhadap dirinya itu tidak hanya dilakukan oleh Tasya seorang diri, tetapi juga didesaign oleh orang-orang lain yang sengaja menggiring opini. Salah satu yang ikut terlibat di dalamnya adalah manajer Tasya.

Tasyi membeberkan bahwa sang manajer sengaja mengunggah beberapa video yang seakan-akan menghina Tasyi sebagai burung gagak yang mengganggu elang yang sedang terbang.

“Managernya Tasya itu upload video yang seakan-akan menghina aku sebagai seekor gagak yang sedang mengganggu elang yang sedang terbang,” ungkap Tasyi dalam sebuah tayangan YouTube Tasyi Athasyia pada Rabu (21/9/2022).

 


Baca juga

Menko Airlangga: Pemerintah Komit Kembang Industri Olahraga


 

Video-video tersebut sengaja diunggah dengan tujuan membentuk opini kalau Tasya merupakan seorang elang yang sabar, tidak melakukan apa-apa dan sama sekali tidak bersalah. Sedangkan Tasyi digambarkan sebagai gagak yang selalu mengganggu elang yang sedang terbang.

“Dan tidak hanya sampai situ, managernya itu menyuruh seluruh full teamnya Tasya untuk penggiringan opini seakan-akan Tasya memang elang diam yang sabar dan tidak melakukan apa-apa di belakang layar dan aku nih seekor gagak yang berteriak mau menghancurkan seekor elang.”

 


Baca juga

Menko Airlangga: Akselerasi Transformasi Digital Jadi Kunci peningkatan Daya Saing Global


 

“Tidak hanya sampai di situ aja, sampai memprovokasi teman-teman kuliah aku untuk upload video yang sama.”

Parahnya lagi, Tasya tampaknya tidak melakukan apa-apa untuk menghentikan penggiringan opini yang dilakukan oleh manajer dan para krunya itu. Akibatnya Tasyi geram dan membongkar semua niat buruk saudari kembarnya itu.

 

KOMENTAR