Elon Musk Dorong  xAI Jadi Model “Grok” Open Source

Sifi Masdi

Friday, 22-03-2024 | 09:37 am

MDN
Elon Musk dengan teknologi xAI [ist]


 

 

 

Jakarta, Inakoran

 

Dalam dunia teknologi yang terus berkembang, perusahaan AI milik Elon Musk, xAI, baru-baru ini membuat langkah besar dengan membuka kode sumber dari model AI mereka, “Grok”. Langkah ini mengubah status Grok menjadi open source, sehingga memungkinkan penggunaan dan modifikasi oleh komunitas luas.

 

xAI merilis kode sumber Grok di Github, sebuah platform populer untuk pengembangan perangkat lunak. Grok adalah model AI dengan total 314 miliar parameter. Menurut xAI, Grok-1 tidak secara spesifik ditujukan untuk aplikasi tertentu. Model ini dilatih berdasarkan tumpukan data “kustom”, meskipun detail spesifik tentang data tersebut belum diungkapkan.

 

BACA JUGA:   Apple Resmi Gunakan AI Milik Google

 

Grok dilisensikan di bawah Apache License 2.0. Lisensi ini memungkinkan penggunaan komersial, memberikan kebebasan bagi perusahaan dan individu untuk menggunakan dan memodifikasi model AI ini sesuai kebutuhan mereka.

 

 

 

 

Pengumuman ini datang setelah janji Elon Musk pekan lalu untuk menjadikan Grok sebagai open source. xAI telah meluncurkan chatbot AI berbasis Grok akhir tahun lalu, namun aksesnya terbatas hanya untuk pengguna X Premium+, tier paling atas dari paket berlangganan mereka.

 

BACA JUGA: Elon Musk Buka Peluang DOGE Jadi Metode Pembayaran Resmi Mobil Listrik Tesla

 

Chatbot AI ini dapat mengakses sejumlah data tertentu dari database pengguna platform X. Namun, xAI menegaskan bahwa model AI Grok yang dirilis sebagai open source tidak memiliki data yang terkait dengan media sosial X.

 

xAI bukanlah perusahaan pertama yang menjadikan model AI mereka sebagai open source. Beberapa perusahaan besar lainnya, seperti Meta, juga telah menjadikan model AI mereka (LLaMa, Mistral, Falcon, dan A12) menjadi open source.

 

Google, raksasa internet asal Amerika Serikat, juga telah merilis dua model terbuka baru yang disebut Gemma2B dan Gemma 7B pada Februari lalu. OpenAI, organisasi riset AI non-profit, juga memiliki beberapa model open source seperti Whisper, Jukebox, dan Point-E.

 

BACA JUGA:  ChatGPT Dituding Boros Gunakan Listrik

 

Langkah ini menunjukkan tren positif dalam industri teknologi, di mana perusahaan-perusahaan besar berbagi pengetahuan dan sumber daya mereka untuk memajukan penelitian dan pengembangan dalam bidang AI.

 

 

KOMENTAR