KAI Pinjam Dana Dari China Untuk Bayar Kontraktor Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Junny Yanti

Tuesday, 23-04-2024 | 11:24 am

MDN
Jokowi berfoto di depan kereta cepat Jakarta-Bandung. Foto:ist.

JAKARTA, INAKORAN.COM

PT Kereta Api Indonesia (KAI) menerima pinjaman dana dari China Development Bank (CDB) sebesar Rp 6.9 triliun sejak 7 Februari 2024.

EVP Corporate Secretary KAI Raden Agus Dwinanto mengatakan pihaknya akan menggunakan dana pinjaman tersebut untuk membayar biaya konstruksi proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

“Kalau penggunaannya tentu saja untuk bayarin kontraktor untuk konstruksi. Kan kontraktor nya banyak, ada dari China, Indonesia, dari mana-mana kita selesaikan,” ucap Agus, dikutip Selasa (23/4/2024).

Agus juga menyampaikan bahwa dia sudah memiliki list untuk mengurutkan mana kontraktor yang perlu diprioritaskan untuk pelunasan pembayaran.

“Terminnya sudah sesuai ya, diatur pencairannya kapan, langsung dibayarkan ke mana, ke siapa, sudah ada listnya itu. Kontraktornya sudah ada urutannya, kita prioritaskan itu,” kata Agus.

Diketahui proyek KCJB memiliki total cost overrun (pembekakan biaya melebih anggaran awal) sebesar 1.2 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 18.6 triliun.

Sesuai kesepakatan, cost overrun ini 60 persen akan ditanggung oleh oleh konsorsium Indonesia dan 40 persen ditanggung oleh konsorsium China.

KOMENTAR