Korea Selatan dan Italia Jalin Kerja Sama di Bidang AI, Chip, dan Mineral Penting
Jakarta, Inakoran
Italia dan Korea Selatan sepakat menjalin kerja sama dalam bidang mineral penting, chip dan artificial intelligence (AI). Kesepatan kerja sama tersebut dilakukan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung dan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni pada hari Senin (19/1).
Kedua negara sepakat untuk memperkuat kerja sama industri di bidang kecerdasan buatan (AI), kedirgantaraan, semikonduktor, dan mineral penting.
Dalam pernyataan pers bersama setelah mengadakan pembicaraan puncak, Lee dan Meloni menekankan pentingnya memperkuat kerja sama industri di sektor-sektor kunci, seperti kecerdasan buatan, kedirgantaraan, semikonduktor, dan bahan baku penting, serta mendorong kemitraan antara lembaga publik dan perusahaan swasta.
"Kedua pemimpin sepakat untuk mengintensifkan upaya bersama dalam mengembangkan rantai pasokan mineral penting yang tangguh dan andal," menurut pernyataan tersebut.
Pada kesempatan KTT tersebut, Korea Selatan dan Italia menandatangani tiga nota kesepahaman (MOU), termasuk perjanjian tentang kerja sama sektor swasta di industri semikonduktor, perlindungan sipil di bidang bencana alam, dan perlindungan warisan budaya dan situs bersejarah.
Pada awal KTT, Lee mengatakan kepada Meloni bahwa Korea Selatan dan Italia dapat memperluas kerja sama bilateral di bidang sains dan teknologi serta industri maju, termasuk sektor kedirgantaraan dan pertahanan, serta dalam upaya bersama untuk mengatasi tantangan global bersama, seperti perubahan iklim.
"Dengan menggabungkan kekuatan tradisional Italia sebagai kekuatan ilmiah dengan DNA inti Republik Korea sebagai pemimpin teknologi, kedua negara dapat menciptakan sinergi yang signifikan," kata Lee, merujuk pada Korea Selatan dengan nama resminya.
"Rasanya seolah tidak ada batasan bagi potensi hubungan bilateral ini," tambahnya.
Lee menggarisbawahi pentingnya memperluas pertukaran budaya dan antar masyarakat, menggambarkannya sebagai bentuk kekuatan lunak yang berakar pada pengaruh budaya yang kaya, dan mengatakan bahwa ia berencana untuk melakukan kunjungan balasan ke Italia dalam waktu dekat.
Ia menyatakan harapan bahwa kunjungan Meloni dan perjalanannya ke Italia di masa mendatang akan semakin memperluas "kerja sama yang saling menguntungkan dan berorientasi masa depan," menambahkan bahwa diplomasi tingkat tinggi harus menghasilkan "hasil praktis" yang bermanfaat bagi rakyat kedua negara.
Selama pembicaraan, kedua pemimpin juga sepakat untuk bekerja sama menuju "Indo-Pasifik yang damai dan makmur" dan untuk mendukung upaya perdamaian di Semenanjung Korea.
"Kedua pemimpin menegaskan kembali komitmen mereka terhadap denuklirisasi total dan perdamaian serta stabilitas abadi di Semenanjung Korea," demikian bunyi pernyataan tersebut.
Kedua belah pihak juga sepakat untuk bekerja sama dalam forum multilateral, seperti Kelompok 20, dan untuk bekerja sama dalam memperkuat kemitraan Seoul dengan Kelompok Tujuh, di mana Italia adalah anggotanya.
Para pemimpin juga mencapai kesepahaman tentang mempromosikan kerja sama di bidang olahraga dengan memanfaatkan acara-acara internasional besar, termasuk Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026 yang dijadwalkan pada bulan Februari.
Pertemuan ini menandai pertemuan puncak kedua mereka, menyusul pembicaraan pertama mereka di sela-sela Sidang Umum PBB di New York pada bulan September tahun lalu.
.jpg)
Italia dan Korea Selatan sepakat menjalin kerja sama dalam bidang mineral penting, chip dan artificial intelligence (AI)
Sebagai tanggapan, Meloni mengatakan bahwa kedua negara harus mengidentifikasi bidang kerja sama baru, termasuk rantai pasokan mineral penting, semikonduktor, transportasi dan infrastruktur, di antara lainnya.
Meloni juga menyatakan harapannya untuk memperluas kerja sama di sektor budaya, termasuk musik pop, mengingat putrinya adalah penggemar K-pop.
Meloni, yang sedang melakukan kunjungan resmi selama tiga hari, mengatakan bahwa ia mengunjungi Pemakaman Nasional Seoul pada hari Minggu untuk memberikan penghormatan kepada para veteran yang gugur.
Perdana Menteri mengatakan bahwa ia menerima sebuah album dari Kementerian Veteran Korea Selatan yang mendokumentasikan kegiatan personel medis Italia yang dikirim ke Korea selama Perang Korea 1950-1953 sebagai bagian dari bantuan kemanusiaan.
Meloni, presiden Dewan Menteri Italia, adalah pemimpin Eropa pertama yang mengunjungi negara itu sejak Lee menjabat pada Juni tahun lalu. Ia tiba di Seoul pada hari Sabtu untuk kunjungan resmi selama tiga hari sebagai bagian dari perjalanan Asia-nya, yang juga mencakup kunjungan ke Jepang dan Oman.
Italia adalah mitra dagang terbesar keempat Korea Selatan di Uni Eropa dan dikunjungi oleh sekitar 1 juta warga Korea Selatan setiap tahunnya.
Pada tahun 2024, Korea Selatan dan Italia memperingati 140 tahun berdirinya hubungan diplomatik.






KOMENTAR