Presiden Perancis Serukan Pengurangan Belanja Militer Ke AS

Adin

Monday, 12-11-2018 | 10:32 am

MDN
Presiden Perancis, Emmanuel Macron [ist.]

Jakarta, Inako

Buntut dari perang kata-kata dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Presiden Perancis Emmanuel Macron menginginkan kemandirian industri militer negara-negara Eropa untuk mengurangi ketergantungan militer Eropa dari peralatan milter Amerika Serikat.

Dalam wawancaranya dengan CNN, Macron mengatakan bahwa dirinya tidak ingin melihat ada negara-negara Eropa yang meningkatkan anggaran pertahanannya untuk membeli senjata ataupun hal lain dari AS dan industri AS. "Apa yang saya tidak ingin lihat adalah negara-negara Eropa yang meningkatkan anggaran pertahannya untuk membeli senjata dari AS dan lainnya yang berasal dari industri AS," kata Macron, Minggu (11/11/2018).

Bulan lalu, Macron telah mengkritik keputusan Belgia yang membeli jet tempur F-35 buatan AS, sementara negara Eropa telah bekerja sama dalam memproduksi pesawat tempurnya sendiri, Eurofighter. Macron menyebut keputusan Belgia telah bertentangan dengan kepentingan Eropa. Dia menekankan perlunya bagi Eropa untuk mengambil alih pertahanannya sendiri. "Walaupun setelah Perang Dunia II kami membutuhkan kehadiran AS demi keamanan kami, saya berpikir bahwa sekarang adalah momentun bagi Eropa untuk membangun keamanannya sendiri, kedaulatannya sendiri," kata Macron.

Pernyataan itu pun dibalas dengan cara yang khas oleh Trump, yakni melalui akun Twitter-nya dengan menyebut Macron telah bertindak sangat keterlaluan. "Presiden Macron dari Perancis menyerukan agar Eropa membentuk militernya agar bisa melindungi diri dari Rusia, China, maupun AS," tulis Trump. "Sungguh sebuah penghinaan. Namun mungkin Eropa bisa mulai membayar lebih banyak biaya NATO yang selama ini ditanggung AS," lanjut presiden berusia 72 tahun itu.

Macron dan Trump telah bertemu di sela rangkaian acara peringatan berakhirnya Perang Dunia I di Paris, akhir pekan ini.

Macron pun mengatakan bahwa dirinya telah berdiskusi dengan Presiden AS itu untuk meluruskan kesalahpahaman yang telah terjadi. "Kami melakukan diskusi pagi ini dan dia juga telah menegaskan di hadapan media bahwa dirinya baik-baik saja," kata Macron. Menurutnya, kedua pihak juga telah sepakat bahwa perlu ada pembagian beban yang lebih baik dalam NATO, yang berarti Eropa harus mengurangi ketergantungannya pada belanja pertahanan dari AS.

 

Baca juga :

 

KOMENTAR