SipakDE-ATiga Andalan Kemenkeu Bersaing di Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik

Jakarta, Inako
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengikuti Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) tahun 2020 dengan menjagokan Penerapan Sistem Pertukaran Data Elektronik ASEAN Trade In Goods Agreement (SiPakDE-ATIGA), aplikasi yang dikembangkan oleh Lembaga National Single Window (LNSW). Acara ini diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemen PAN-RB).
BACA JUGA; Menkeu Paparkan Mitigasi Dampak Covid-19 Hingga Patuhi Protokol Kesehatan
Keunggulan inovasi SiPakDE-ATIGA yaitu pertama, inovasi dengan mengedepankan teknologi/era elektronik untuk menciptakan efisiensi dan efektivitas. Kedua, inovasi tersebut berhasil diimplementasikan di tingkat internasional dengan ide dari Indonesia dan berhasil meyakinkan negara-negara ASEAN untuk menggunakan inovasi tersebut.
Inovasi SiPakDE-ATIGA tersebut menjadi perhatian pimpinan kemenkeu sehingga mendapat political support dari setiap negara, dan Kemenkeu berkomitmen akan terus mengembangkan inovasi untuk Indonesia yang lebih baik.
BACA JUGA: Reformasi Pajak: Stabilisator Pembangunan Pascapandemi
Saat ini, Kemenkeu sedang dalam tahap menuju penyisihan TOP 45. Perwakilan Kemenkeu diwakili oleh Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara, Kepala Lembaga National Single Window (LNSW) dan Kepala Biro Organisasi dan Ketatalaksanaan, Setjen Kemenkeu untuk melakukan presentasi.
TAG#KEMENKEU, #SMI, #HILA, #INAKORAN.COM
190215354
KOMENTAR