Erdogan Beri Peneguhan Kepada Warga Turki

Binsar

Saturday, 11-08-2018 | 09:39 am

MDN
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan [ist]

Ankara, Inako –  

Hubungan antara Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump semakin panas. Hubungan panas kedua pemimpin negara yang kerap berseteru itu, tidak lain disebabkan karena melorotnya nilai mata uang lira terhadap dolar Amerika Serikat (AS), yang memicu kekhawatiran warga Turki.

Untuk meredam kekhawatiran itu, Presiden Erdogan bahkan sampai menyerukan nama Tuhan di hadapan warganya dengan mengatakan, walau AS memiliki dollar tetapi Turki punya Tuhan.

Pada Jumat (10/8/2018), mata uang Turki jatuh sekitar tujuh persen terhadap dolar AS. Anjloknya nilai lira seiring dengan penjatuhan sanksi Washington terhadap Ankara.

Seperti diketahui, pemerintah Presiden Donald Trump menjatuhkan sanksi kepada para pejabat Turki setelah pemerintah Erdogan menolak membebaskan pastor AS Andrew Brunson. Pastor itu ditahan di Ankara atas tuduhan terlibat jaringan terorisme dan mendukung upaya kudeta militer yang gagal pada tahun 2016 lalu.

Komentar Presiden Erdogan disampaikan saat berbicara di depan para pendukungnya di Kota Rice, pantai Laut Hitam, pada Kamis malam.

"Ada berbagai kampanye yang sedang dilakukan. Jangan pedulikan mereka," kata Erdogan mengacu pada AS.

"Jangan lupa, jika mereka memiliki uang mereka (dolar), kita memiliki orang-orang kita, memiliki Tuhan kita. Kami bekerja keras. Lihatlah apa yang kami (kerjakan) 16 tahun lalu dan lihat kami sekarang," ujar Erdogan, seperti dikutip Sky News.

Donald Trump [ist]


Kekhawatiran yang lebih luas tentang kekuasaan Presiden Erdogan, terutama atas kebijakan moneter, telah berkontribusi atas anjloknya nilai lira Turki.

Inflasi di Turki mencapai hampir 16 persen, tetapi bank sentral setempat enggan bertindak,  terutama dengan presiden Erdogan yang menggambarkan dirinya sebagai "musuh suku bunga".

Pekan lalu, Erdogan mendesak warga Turki untuk nenukarkan emas dan mata uang asing dengan lira. Menurutnya, langkah itu akan ntuk meningkatkan nilainya.

 

TAG#Trump, #Erdoga, #Turki, #Dollar

16802786

KOMENTAR