Lima Prospek Tinju Paling Cemerlang Asal Inggris Tahun 2026

Binsar

Wednesday, 21-01-2026 | 11:34 am

MDN
Masa depan tinju Inggris berada di tangan mereka bertiga (ist)

 

Jakarta, Inakoran

Saat bintang-bintang tinju terbesar Inggris memasuki senja karier mereka masing-masing, ada gelombang bakat baru yang bermunculan di bawah permukaan.

Leo Atang, yang dijuluki 'Anthony Joshua berikutnya oleh Eddie Hearn, mencetak kemenangan KO ronde pertama dalam kurun waktu dua bulan.

Joshua dan Fury memberi jalan bagi Moses Itauma dan Fabio Wardley, sementara Chris Eubank Jr menyerahkan tongkat estafet kepada Hamzah Sheeraz.

 

Gelombang baru yang disebutkan di atas telah memantapkan posisinya di mata publik Inggris, tetapi masih banyak anak muda yang belum meraih momen terobosan mereka.

Berikut lima prospek muda terbaik dari Inggris yang saat ini berada di tahap awal perjalanan tinju mereka, dilansir dari talkSPORT.

Giorgio Visoli (10-0, 6 KO)

Petinju asal Guildford ini memiliki kecepatan tangan yang luar biasa, refleks seperti kucing, dan kedewasaan yang jauh melampaui usianya yang baru 22 tahun.

Ia menutup tahun 2025 dengan menjadi penampil utama di O2 Indigo, mengalahkan Joe Howarth untuk meraih gelar juara Inggris.

Tahun 2026 diperkirakan akan menjadi tahun yang menarik bagi Visoli saat ia menapaki berbagai tingkatan karier dengan target meraih medali emas dari Inggris dan negara-negara Persemakmuran.

Leo Atang (3-0, 3 KO)

Petinju prospek kelas berat, 18 tahun

Leo Atang dijuluki 'Anthony Joshua berikutnya' oleh Eddie Hearn (ist)

 

Atang telah memikul tekanan yang sangat besar di pundaknya oleh promotor Eddie Hearn, yang telah menyebut petinju berusia 18 tahun itu sebagai ‘Anthony Joshua’ berikutnya.

Meskipun perbandingan ini mungkin tampak seperti taktik pemasaran yang tidak tahu malu, ada beberapa kesamaan antara keduanya.

Kedua pria tersebut memiliki tinggi 6 kaki 6 inci, merupakan petinju dengan pukulan yang kuat, dan berasal dari latar belakang amatir kelas dunia.

Atang berhenti bertinju di usia remaja, sehingga ia tidak mampu meniru prestasi Joshua yang meraih medali emas Olimpiade, tetapi ia memiliki karier yang sukses di level junior, memenangkan lima gelar nasional dan medali emas di Kejuaraan Dunia U-19 pada tahun 2024.

Sejauh ini sebagai seorang profesional, Atang belum melakukan kesalahan sedikit pun, menghancurkan ketiga lawannya di babak pertama.

John Joe Carrigan (1-0, 1KO)

Petinju prospek kelas welter super, 18 tahun

Jika Carrigan mampu mengulangi kesuksesannya di level amatir di level profesional, maka Inggris memiliki prospek yang sangat menjanjikan.

Riwayat prestasinya meliputi: delapan kali juara Inggris, enam kali juara North West, tujuh kali juara BoxCup, peraih medali emas Kejuaraan Dunia U-19, dan peraih podium di Kejuaraan Eropa Remaja dan Junior.

Carrigan melakukan debut profesionalnya pada bulan Oktober, mengalahkan Dawid Przybylski dalam satu ronde dan kembali beraksi di pertandingan pendukung Itauma vs Jermaine Franklin pada tanggal 28 Maret.

Tiah-Mai Ayton (4-0, 4KOs)

Petinju prospek kelas bantam, 19 tahun

Ayton telah memenangkan setiap pertarungan sebagai seorang profesional dan amatir (ist)

 

Ayton memimpin perjuangan generasi penerus petinju wanita Inggris.

Petinju remaja sensasional ini memenangkan 300 dari 303 pertandingan amatir selama masa suksesnya yang mencakup lima gelar nasional, Piala Tinju Haringey, dan medali emas di Kejuaraan Tinju Dunia U-19 tahun 2024.

Gaya bertarungnya telah terbukti efektif di dunia tinju profesional, di mana pukulan keras dan insting penyelesaian alaminya telah menghasilkan empat kemenangan KO dalam empat pertarungan.

Ayton dijadwalkan kembali ke ring pada pertandingan pendukung Leigh Wood vs Josh Warrington pada 21 Februari melawan Catherine Tacone Ramos, yang mengejutkan Shannon Courtenay pada tahun 2024.

Kemenangan di sana seharusnya mengangkat Ayton ke pertarungan perebutan gelar regional.

Mikie Tallon (11-0, 2 KO)

Petinju prospek kelas terbang, 21 tahun

Tallon memperkenalkan dirinya kepada publik Inggris di pertandingan pendukung Eubank Jr vs Benn (ist)

 

Mikie Tallon mencuri perhatian di laga pendukung pertandingan Chris Eubank Jr vs Conor Benn II pada bulan November, dengan mengalahkan Fezan Shahid dalam lima ronde.

Petinju berusia 21 tahun itu mendapatkan kesempatan tampil di ajang bergengsi tersebut setelah menarik perhatian Turki Alalshikh dengan kemenangan telak atas Christian Robles di acara pekan pertarungan Canelo Alvarez vs Terence Crawford. 

Seperti yang telah kita lihat pada sosok-sosok seperti Mark Chamberlain dan Josh Padley, tampil mengesankan di ajang Ring Magazine seringkali membuka peluang yang lebih besar.

Oleh karena itu, sangat mungkin bahwa talenta muda yang luar biasa ini akan diberi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan serangan baliknya yang tajam dan dasar-dasar permainannya yang sangat baik di ajang besar lainnya pada tahun 2026.

 

 

KOMENTAR