Ribuan Orang Membatalkan Tiket di AS, Piala Dunia FIFA 2026 Terancam Diboikot

Binsar

Wednesday, 14-01-2026 | 10:24 am

MDN
Gianni Infantino akan menghadapi tugas sulit untuk menjauhkan Piala Dunia 2026 dari kebijakan Donald Trump (ist)

 

 

Jakarta, Inakoran

Kebijakan AS dalam banyak bidang telah memicu gerakan masif yang berdampak pada penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Di media sosial marak ajakan untuk memboikto ajang itu dengan membatalkan tiket mereka di AS.

Lonceng peringatan itu mulai berbunyi di markas FIFA di Zurich, Swiss, pada hari Selasa setelah ribuan penggemar dilaporkan membatalkan tiket mereka untuk menghadiri pertandingan di Amerika Serikat, menyusul seruan boikot di media sosial.

 

Turnamen ini akan diselenggarakan bersama oleh Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Turnamen ini dijadwalkan dimulai pada 11 Juni dan berakhir pada 19 Juli, menampilkan 104 pertandingan—78 di antaranya di wilayah AS.

Pada akhir Desember, laporan media menunjukkan bahwa FIFA telah menerima 150 juta permintaan tiket. Organisasi tersebut memperkirakan bahwa penjualan aktual dapat mencapai antara 6 dan 7 juta tiket.

Namun, iklim politik domestik dan ketegangan internasional seputar Amerika Serikat telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan penggemar, yang memicu seruan untuk memboikot turnamen tersebut.

Pembatalan tiket besar-besaran menimbulkan kekhawatiran.

Sebuah laporan terbaru dari Royal News, dilansir dari Marca mengungkapkan bahwa sekitar 16.800 orang membatalkan tiket mereka selama akhir pekan, dengan banyak pembatalan terjadi dalam waktu 24 jam.

Menurut sumber tersebut, para penggemar menyebutkan kekhawatiran akan keselamatan, protes politik, dan masalah hak asasi manusia di AS di bawah pemerintahan Domald Trump sebagai alasan untuk menarik diri.

Unggahan yang menggunakan tagar #BoycottWorldCup telah beredar luas di media sosial, dengan para penggemar dan warga AS menyuarakan kekhawatiran tentang arah turnamen tersebut .

 

Piala Dunia 2026 di AS, Meksiko dan Kanada (ist)

 

Namun perlu dicatat bahwa FIFA menerapkan kebijakan ketat terhadap pembatalan tiket yang sudah terjual. Angka yang dilaporkan mungkin merujuk pada pembatalan permohonan selama fase ketiga penjualan tiket.

FIFA mengadakan pertemuan darurat

Dengan meningkatnya pembatalan, Giani Infantino dan para petinggi FIFA dilaporkan telah mengadakan pertemuan darurat minggu ini untuk membahas situasi tersebut , memanggil para pejabat senior, asosiasi anggota, dan penyelenggara turnamen.

Meskipun badan pengelola belum mengeluarkan pernyataan resmi, sumber internal mengatakan kepada Royal News bahwa pertemuan tersebut akan fokus pada meredakan kekhawatiran penggemar dan mengatasi penurunan jumlah permohonan tiket.

Namun, laporan resmi menyatakan bahwa penjualan tiket secara keseluruhan tetap stabil dan pembatalan hanya mewakili sebagian kecil dari permohonan.

 

 

KOMENTAR