Jokowi Nilai Pembangunan Infrastruktur Perlancar Perpindahan Orang dan Barang

Inakoran

Sunday, 11-02-2018 | 12:00 pm

MDN
Presiden Joko Widodo [ist]

ong>Padang Pariaman, Inako

Pembangunan proyek infrastruktur di Indonesia saat ini bukan hanya untuk mengoptimalkan perpindahan orang, tetapi juga melancarkan distribusi barang.

Hal ini diungkapkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai meresmikan proyek jalan tol Padang-Pekanbaru di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Jumat (9/2/2018). Semuanya akan mengefisiensikan mobilitas orang, maupun mobilitas barang ya," ujar Jokowi

Salah satu contoh efisiensi mobilitas, kata presiden, adalah proyek pembangunan jalan tol Padang-Pekanbaru sepanjang 244 kilometer ini.

Jokowi mengatakan bawah waktu tempuh Padang ke Pekanbaru melalui jalur lama yakni 9 jam. Namun, jika jalan tol ini beroperasi, waktu tempuhnya dipangkas menjadi 2,5 jam hingga 3 jam saja.

Otomatis, distribusi barang-barang kebutuhan semakin cepat. Apalagi Sumatera Barat dan Riau memiliki pelabuhan laut yang menjadi pintu masuk barang-barang kebutuhan masyarakat.

"Pelabuhan Teluk Bayur dan Pelabuhan Dumai kan jadi semakin dekat, sehingga dapat ketemu, tidak perlu muter-muter. Jadi produk-produk yang ada di Sumatera tengah ini larinya lebih cepat," ujar Jokowi.

Kondisi demikian pun diharapkan berimbas pada penurunan harga produk dan produk tersebut bisa bersaing dengan produk lain, bahkan dari negara lain.

Selain memudahkan perpindahan orang dan memperlancar distribusi barang, Jokowi mengatakan, pembangunan proyek infrastruktur juga akan berdampak pada pengembangan sektor pariwisata.

 

KOMENTAR