Jokowi Yakinkan Investor Terkait Fundamental Ekonomi Indonesia

Inakoran

Tuesday, 01-05-2018 | 06:13 am

MDN
Presiden Joko Widodo [ist]

Jakarta, Inako

Presiden Joko Widodo meyakini, fundamental ekonomi Indonesia masih sangat kuat. Untuk itu, investor tidak perlu khawatir dengan pelemahan rupiah yang terjadi dalam beberapa hari terakhir ini.

"Masih ada pertumbuhan (ekonomi), begitu juga dengan inflasi yang masih bisa dikendalikan di kisaran 3,5%. Kemudian ekspor kita masih baik. Artinya fundamental makro kita baik," ungkap Presiden di Hotel Sahid, Senin (30/4).

Menurut Presiden, penguatan dollar AS ini merupakan persoalan seluruh negara. Yang mana, pasar global juga tengah mengalami hal yang sama. "Semua negara juga sedang bergejolak. Dampak dari kebijakan-kebijakan AS dan juga kenaikan suku bunga AS," tambah Presiden.

Meski demikian, dirinya menyampaikan, pemerintah tidak akan melakukan intervensi terkait kebijakan moneter dan menyerahkannya kepada Bank Indonesia.

Apalagi hari ini akan berlangsung rapat Komite Kebijakan Sektor Keuangan (KKSK) di Bank Indonesia untuk mengetahui sikap pemerintah atas hal ini. Sekadar tahu saja, posisi rupiah dalam beberapa hari terakhir melemah terhadap dollar AS.

 

Baca juga:

 

 


 


Darmin Nilai Fundamental Rupiah Ada di Kisaran Rp 13.500-Rp 13.600 per Dollar AS

Menhub Dorong Investor Asing Kelola Bandara dan Pelabuhan

Pertumbuhan Ekonomi RI di Kuartal I-2018 Diprediksi Flat

 

 

 

 

 

 

KOMENTAR