Pengusaha Daerah Protes Dominasi BUMN

Inakoran

Friday, 09-03-2018 | 00:42 am

MDN
Ilustrasi proyek infrastruktur yang dikerjakan ole

ong>Jakarta, Inako

Dominasi perusahaan BUMN pembangunan infrastruktur di hampir seluruh wilayah Indonesia mendapat kritikan dari pengusaha daerah. Pasalnya, mereka merasa tidak dilibatkan dalam membangun daerahnya.

Keluhan ini diungkapkan oleh Ketua Umum BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Sumatra Utara Reza Pranata. Ia mengatakan, dominasi peran BUMN walau sudah mendapatkan kritik dari kalangan dunia usaha sejak setahun lalu, sampai saat ini masih terjadi. Kentalnya dominasi BUMN tersebut, contohnya terjadi dalam pembangunan jalan tol di wilayah Sumatra Utara.

Menurut Reza, pembangunan jalan tol baru di Sumut sampai saat ini sudah mencapai 52 kilometer. Tapi, tidak ada satu pun pengusaha daerah yang terlibat dalam pembangunan jalan tol itu.

"Memprihatinkan, kami hanya disuruh melihat dan mengamati saja tanpa dilibatkan," katanya di sela-sela Rapat Pimpinan Nasional Hipmi tahun 2018, di Tangerang, Rabu (7/3/2018). Acara itu juga dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Keluhan yang sama juga diungkapkan oleh Ketua Umum BPD HIPMI Papua Barat Adriana Daat. Ia mengakui, gencarnya pembangunan infrastruktur di Papua belum memberikan dampak besar kepada pertumbuhan ekonomi Papua Barat. Terbukti, di tengah gencarnya pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi Papua Barat masih melempem.

Sepanjang 2017, ekonomi Papua Barat hanya mampu tumbuh 4,01% lebih rendah dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional tahun lalu yang 5,07%. Angka pertumbuhan ekonomi Papua Barat turun dibandingkan tahun 2016 yang sebesar 4,52%.

Adriana mengatakan, seretnya pertumbuhan ekonomi Papua Barat salah satunya dipicu oleh rendahnya keterlibatan pengusaha daerah dalam pembangungunan infrastruktur.

Menanggapi keluhan pengusaha daerah tersebut Presiden Jokowi mengatakan, dirinya akan segera mengundang Adriana maupun Reza ke Istana untuk menjelaskan permasalahan yang dihadapi dunia usaha daerah dalam pembangunan di wilayah mereka masing- masing.

"Nanti saya akan bicarakan semua masalahnya, solusinya di istana, peluang-peluang yang ada agar bisa dirasakan pengusaha daerah," kata Jokowi.

 

KOMENTAR