Kerjasama IRSX dan RAAM Pada Film Layar Lebar

Hila Bame

Sunday, 25-01-2026 | 12:15 pm

MDN

 

JAKARTA, INAKORAN

Meluaskan jejaring merupakan ciri khas shifting bisnis era digital. Itu juga yang dilakukan oleh PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) telah sepakat lakukan kerjasama dengan  PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) dalam memproduksi empat judul film layar lebar. 

Sebelumnya manajemen PT Folago mengungkap detail rencana rights issue Rp3,7 triliun, pada Maret 2026. 

Hasil produksi investasi bersama (co-investment) kedua emiten tersebut  selanjutnya akan dirilis di bioskop dan platform digital.

Menurut Ram Punjabi, pengendali dan Komisaris Utama RAAM, kerja sama investasi ini akan meningkatkan fleksibilitas alokasi sumber daya untuk mengembangkan jaringan bioskop miliknya, Platinum Cineplex.

“Khususnya di kota-kota tier-2 dan tier-3 yang masih memiliki tingkat penetrasi layar bioskop yang relatif rendah,” tambah manajemen.

Dalam kesempatan yang sama, Ram Punjabi, juga mengonfirmasi bahwa kolaborasi antara RAAM dan IRSX memiliki potensi untuk terus berkembang seiring dengan evaluasi dan keselarasan strategis kedua belah pihak.

IRSX kini memang tengah memperkuat ekosistem industri entertainmentnya, seperti yang tersirat dalam detail aksi rights issue jumbo Rp3,7 triliun terbarunya yang akan digelar Maret 2026 mendatang.

Penggunaan Dana Right Issue: 

Dana Rp2,04 triliun dari Right Issue akan dialokasikan untuk setoran modal pada anak usahanya, PT Folago Karya Indonesia, yang sebelum akuisisi dikenal sebagai PT Jaya Gemilang Wong milik Baim Wong.

FKI akan menggunakan dana tersebut untuk program inkubasi serta akuisisi hak komersial jangka panjang atas kerja sama dengan artis, influencer, dan affiliator untuk pengelolaan dan monetisasi hak komersial.

Selain itu, Rp517,69 miliar akan dialihkan sebagai modal untuk PT Folago Pictures Indonesia (FPI) guna mendanai biaya produksi dan distribusi konten dan/atau film.

Terbaru, lini bisnisnya, Folago Pictures telah menandatangani MoU co-investment, tidak hanya dengan RAAM, juga dengan berbagai studio dalam negeri untuk memproduksi hingga lebih dari 10 film layar lebar.

 

 

 

KOMENTAR