KITA Banten: Pilkada 2020 Harus Dilaksanakan Dengan Memperhatikan Protokol Kesehatan

Hila Bame

Saturday, 26-09-2020 | 22:23 pm

MDN
Kiyai Roni, Ketua Majelis Hikmah KITA Banten

Tangerang Selatan, Inako

 

Pilkada serentak 2020 akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020, akan tetapi banyak masukan dari beberapa pihak kepada pemerintah agar Pilkada di undur dengan alasan Pandemi Covid19 dan keselamatan bangsa.

Sebelumnya beredar melalui beberapa media, bahwa KITA Indonesia Banten pada saat Deklarasi pada tanggal 23 September 2020 di Sekretariat KITA Banten meminta kepada pemerintah agar menunda pelaksanaan Pilkada 2020, hal tersebut langsung diklarifikasi oleh Ketua Majelis Hikmah KITA Banten, saat ditemui di Sekretariat KITA Banten (25/09/2020).

“Terkait dengan Deklarasi KITA Banten tanggal 23 September 2020 di Tangerang Selatan, pernyataan tentang Dewan Hikmah KITA mengenai himbauan kepada pemerintah untuk menunda pelaksanaan Pilkada di Akhir 2020 itu kurang tepat.

Karena Pernyataan Itu ada lanjutannya, kalau tetap dilaksanakan tentu saja meminta kepada pemerintah untuk melakukan Pilkada ini sebaik-baiknya dengan memperhatikan protokol kesehatan yang lebih ketat”.”jelas Kiyai Roni.

Kiyai Roni menambahkan, Pilkada harus berjalan dengan baik dan masyarakat juga ada jaminan bahwa masyarakat juga tidak akan timbul korban yang lebih banyak lagi.

Sehingga kita sebagai masyarakat sudah memiliki rasa aman dan tidak was-was lagi kalau dari pemerintah menerjunkan beberapa pendampingan-pendampingan kaitannya dengan pelaksanaan Pilkada supaya tidak terjadi penumpukan massa besar-besaran, kemudian dampak covid19 ini tidak melebar.

KITA Indonesia merupakan bagian dari masyarakat dan kita tahu pemerintah tentu saja harus melaksanakan Pilkada sesuai dengan tepat waktu dan tidak ditunda-tunda.

Karena apabila ditunda tentu saja ini akan menggunakan anggaran biaya yang lebih besar lagi, bahkan tidak akan menentu, karena kita tahu bahwa covid19 ini tidak bisa kita prediksi kapan akan selesai.

“Khawatir kalau Pilkada terus ditunda dan tidak ada kepastian ini akan membahayakan masyarakat juga>

Jika  memang tetap akan melaksanakan Pilkada diakhir tahun 2020, pemerintah harus tegas dan melaksanakan dengan hati-hati terkait dengan pembiayaan, dan bagaimana menjaga kesehatan masyarakat dan keselamatan bangsa” lanjut Kiyai.

Hidup normal baru harus dengan moralitas baru dan kesadaran masyarakat yang tinggi untuk benar-benar bisa menjaga kesehatannya masing-masing, dan masyarakat bisa mandiri untuk melakukan kegiatan Pilkada ini dengan sama-sama menjaga protokol kesehatan sebagaimana anjuran pemerintah.

Kiyai Roni berharap, Kita Indonesia Banten berharap sekali, baik itu pemerintah maupun masyarakat untuk terus- menerus mematuhi kesadaran dalam menyelesaikan dan menghadapi covid19 bersama-sama. Kita sudah saatnya mempercepat wabah ini karena sudah banyak sekali menyengsarakan masyarakat.

“Oleh karena itu KITA Banten mendukung pemerintah dalam hal menangani penyelesaian krisis covid19”.tegasnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Kebijakan KITA Banten Handi Jatna, mengatakan bahwa KITA Banten meminta pemerintah dengan aparaturnya harus mengontrol dengan ketat dan tegas terhadap pelaksanaan Pilkada,

“KITA Banten sangat konsen terhadap kesehatan masyarakat, kita minta dengan sangat bahwa pemerintah dengan aparaturnya harus sangat mengkontrol dengan ketat dan tegas terhadap pelaksanaan Pilkada yang akan datang”.”ujarnya.

Handi berharap “Kita semua bisa berjalan dengan baik, sehingga kesinambungan kepemimpinan daerah tetap berlanjut. Kesehatan masyarakat diatas segalanya tapi tentunya kesinambungan politik atau kepemimpian daerah sangat penting juga, hal ini untuk menjamin kepastian bahwa semuanya bisa berlangsung dengan aman, tertib, lancar dan berdampak positif terhadap masyarakat”. 


( Syarif/vr5)

TAG#KITA BANTEN, #BANTEN, #KITA

53400320

KOMENTAR