Perang Dagang VS Kreativitas China Perkuat Bisnis Garap Pasar Lokal

Hila Bame

Sunday, 08-09-2019 | 13:07 pm

MDN
Ilustrasi (ist)

Jakarta, Inako

Pasar ekspor satu sisi menggembirakan oleh karena volume pesanan yang menggiurkan.  Namun disisi lain masa depan menjadi gloomy (suram) ketika terjadi perang tarif seperti yang dialami negeri Panda dan AS. 

 Melorotnya permintaan pasar luar negeri baru- baru ini  melanda sebagian perusahaan China yang selama ini sebagai pemasok perabot rumah tangga, Matsutek umpamanya. 

Matsutek dikenal  sebagai  pemasok merek dagang seperti Philips dan Honeywell selama lebih dari satu dekade. Strategi ini berhasil mendorong Matsutek menjadi produsen robot penyedot debu terbesar kedua dunia.

Dilansir dari Reuters, setelah dikecewakan oleh pasar AS pasca pertarungan hukum dengan saingannya iRobot Corp pada 2017, penetapan tarif impor adalah sebuah pengingat terakhir bagi Matsutek.

Perusahaan yang berkantor pusat di Taipei ini menjadi salah satu dari banyak korban dalam meningkatnya perang dagang antara Washington dan Beijing.

Penjualan produk Masutek di Amerika Serikat anjlok seperlima tahun lalu setelah penetapan tarif 25% untuk barang-barang China, memaksa perusahan untuk menutup dua dari 11 jalur perakitannya, di mana semuanya terletak di daratan China.

Kini mereka menggenjot pasar dalam negeri Panda dengan  pangsa pasar luas meski harus sedikit kerja kras. 

TAG#China

19214739

KOMENTAR