Indramayu Dilanda Kekurangan Guru Negeri

Inakoran

Wednesday, 21-02-2018 | 04:36 am

MDN
SD NEGERI TERUSAN I, Indramayu [ist]
Bandung, Inako –  

Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, sedang mengalami kekurangan tenaga pengajar atau guru yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam jumlah ribuan orang. Hal itu terjadi karena setiap bulan terdapat banyak guru yang memasuki masa pensiun.

"Setiap bulan ada puluhan guru yang masuk usia pensiun, kami masih kekurangan guru PNS 4.221 orang," kata Kabid Pengadaan Pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Indramayu, Winaryo di Indramayu, Senin (19/2/2018).

Winaryo mengatakan dengan jumlah fasilitas pendidikan yang ada di Kabupaten Indramayu seharusnya guru berjumlah 10.553 orang.

Namun saat ini guru yang berstatus PNS di Kabupaten Indramayu hanya ada 6.332 orang, selain karena banyak yang pensiun juga tidak adanya penerimaan PNS.

Sementara itu Bupati Indramayu, Anna Sophanah, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi itu. Ia mengaku dirinya tidak bisa berbuat banyak, sebab pengangkatan gurun menjadi ASN bukan wewenangnya.

"Kita merasa prihatin dengan kondisi demikian, bahkan ada salah satu sekolah yang tenaga PNS hanya kepala sekolahnya saja, sementara guru-gurunya berasal dari honorer dan sukwan," kata Anna.

"Namun demikian kami terus mencari solusi terbaik agar pendidikan anak-anak Indramayu tetap terjamin," tuturnya.

Menurutnya Anna, kekurangan itu terjadi karena hingga kini tidak ada pengangkatan formasi PNS baik dari honorer maupun umum, sementara jumlah guru yang pensiun terus terjadi setiap bulan.

 

KOMENTAR