Polda Papua Siagakan 1.800 Personel Polri di Jayapura

Timoteus Duang

Monday, 26-09-2022 | 17:23 pm

MDN

 

JAYAPURA, INAKORAN.COM

Sebanyak 1.800 personel Polri disiagakan di Kota Jayapura, Papua untuk mengantisipasi gangguan keamanan pasca pemanggilan kedua terhadap Gubernur Lukas Enembe, tersangka kasus dugaan gratifikasi pada Senin (26/9/2022).

 

“Kami telah menyiapkan sebanyak 1.500 hingga 1.800 personel Polri dan belum ditambah personel dari TNI. Seluruh personel masih bersiaga dan belum ada pengamanan khusus karena situasi masih kondusif,” ungkap Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua Brigadir Jenderal (Pol) Ramdani Hidayat.

Ramdani pun mengimbau masyarakat Papua untuk tidak mudah dipengaruhi kabar bohong. Banyak informasi palsu beredar justeru untuk memicuh situasi menjadi tidak konsusif.

 

Baca juga

Kaki Bengkak dan Jantung Bocor, Lukas Enembe Mangkir Lagi

 

“Kami akan menyusun rencana pengamanan apabila kembali terjadi aksi massa pendukung Lukas. Kami akan menindak tegas warga yang melakukan perusakan fasilitas umum dan memicu gangguan keamanan saat pelaksanaan aksi.”

Senada dengan imbauan Ramdani, Ketua Pemuda Adat Papua Yan Arebo mengajak masyarakat untuk menghormati keputusan KPK memeriksa Gubernur Enembe. Yan berharap agar para pemuda Papau tidak terprovokasi untuk ikut berunjuk rasa.

”Penanganan kasus tersebut adalah kewenangan KPK yang tidak bisa diintervensi siapa pun. Saya mengajak para pemuda di Papua agar tidak terhasut dan mengikuti aksi unjuk rasa,” ujar Yan.

 

KOMENTAR