Surya Pertiwi Bagikan Dividen Rp 135 M Tahun Buku 2021

Tommy Duang

Tuesday, 14-06-2022 | 16:42 pm

MDN
PT Surya Pertiwi Tbk mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Selasa, 14 Juni 2022.

 

JAKARTA, INAKORAN

PT Surya Pertiwi Tbk (Perseroan) membagikan dividen sebesar Rp135 M atau 60,3% dari laba bersih Perseroan tahun buku 2021 (dividend payout ratio). Sisanya sebesar 39,7% dibukukan sebagai laba ditahan untuk menambah modal Perseroan.

 

Pemegang saham akan memperoleh dividen tunai sebesar Rp50,00 per lembar saham. Dividen tunai ini diperhitungkan dengan dengan dividen interim sebesar Rp25,00 per saham yang telah dibagikan pada 10 Desember 2021.

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan paparan publik Surya Pertiwi digelar di Jakarta pada Selasa, 14 Juni 2022.

Kinerja keuangan memuaskan

Selama 2021, Surya Pertiwi mencatat kinerja keuangan dan operasional yang memuaskan seiring dengan pulihnya perekonomian negara.

Pendapatan neto FY21 naik 17,1% ke Rp2.238,5 miliar dibandingkan tahun sebelumnya dan sudah kembali ke level tahun 2019 sebelum pandemi.

Seiring dengan kenaikan pendapatan, laba bruto maupun laba neto juga masing-masing naik 18,5% dan 112,5% dibandingkan tahun sebelumnya.

Posisi keuangan perseroan tetap stabil di level yang sehat dan bahkan cenderung menguat dengan kenaikan total aset jangka pendek dan penurunan total liabilitas jangka panjang.

Laba setiap segmen produk

Kegitan usaha Surya Pertiwi berfokus pada distribusi produk-produk kamar mandi dan peralatan dapur di Indonesia. Produk-produk Surya Pertiwi dibagi dalam empat segmen, yaitu saniter, fitting, peralatan dapur, dan lainnya.

Pada segmen saniter, Surya Pertiwi mencatatkan laba kotor sebesar Rp282,6 miliar, meningkat 20,9% atau Rp48,8 miliar dari laba kotor tahun 2020.

Pada segmen produk Fitting, Surya Pertiwi mencatatkan laba kotor sebesar Rp289,8 miliar, naik Rp46,3 miliar atau 19% dari Rp243,5 miliar di tahun 2020.

Pada segmen peralatan dapur, Perseroan mencatatkan Laba Kotor sebesar Rp15,6 miliar, naik Rp9,3 miliar atau 147,6% jika dibandingkan dengan Rp6,3 miliar di tahun 2020.

Sedangkan pada segmen produk lainnya, perseroan membukukan penjualan sebesar Rp47,6 miliar, meningkat 13,2% jika dibandingkan dengan Rp42,1 miliar pada tahun 2020.

Proyeksi pasca-pandemi

Laporan keuangan dan neraca perseroan 2021 dan kuartal 1 2022 menunjukkan Surya Pertiwi berhasil mengatasi dampak pandemi Covid-19 dan sudah balik ke level sebelum pandemi.

Seiring dengan pulihnya perekonomian yang berdampak pada peningkatan daya beli masyarakat, Surya Pertiwi memproyeksikan, sektor properti juga akan mulai lebih aktif.

“Kami yakin, industri ini akan tumbuh sesuai dengan pertumbuhan GDP, dan tentu juga dari pekembangan infrastruktur dan sektor properti,” ungkap Investor Relation Surya Pertiwi, Adhi Sudargo Tasmin pada Selasa (14/6/2022).

“Secara potensial, kami percaya potensialnya masih yang sangat besar, salah satunya dari orang-orang yang masih menggunakan toilet jongkok yang jumlahnya mayoritas, akan pelan-pelan ganti ke toilet duduk sejalan dengan kenaikan disposable income atau pendapatan yang siap dibelanjakan.”

Permintaan konsumen juga diproyeksikan akan meningkat pada waktu-waktu mendatang.

Surya Pertiwi menyatakan siap menyambut peluang itu dengan menawarkan produk-produk yang lebih bervariasi untuk memperluas sasaran pasar dan juga memberikan layanan terbaik bagi konsumen.

 

 

KOMENTAR